Rupiah Melemah Terhadap Dolar AS

Sumber Artikel : https://news.ddtc.co.id/rupiah-melemah-terhadap-dolar-as-30766?page_y=600

Untuk patokan pelunasan pajak (kurs beli) selama sepekan ke depan, rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tapi menguat terhadap euro. Secara keseluruhan, rupiah menguat terhadap mayoritas mata uang negara mitra.

Nilai kurs pajak untuk setiap US$1 ditetapkan senilai Rp14.301. Patokan kurs terhadap mata uang Negeri Paman Sam tersebut terpantau naik dari posisi pekan lalu yang berada pada level Rp14.249 per dolar AS.

Kemudian, rupiah masih menguat terhadap dolar Australia. Nilai kurs pajak terhadap mata uang Negeri Kanguru ditetapkan senilai Rp10.880,05 per dolar Australia atau turun dari posisi pekan lalu senilai Rp11.024,97 per dolar Australia.

Sementara itu, nilai kurs pajak terhadap mata uang Negeri Jiran ditetapkan senilai Rp3.466,52 per ringgit Malaysia. Nilai kurs pajak tersebut terpantau naik tipis dari posisi pekan lalu yang bertengger pada level Rp3.460,86 per ringgit Malaysia.

Nilai kurs pajak terhadap mata uang Negeri Merlion untuk satu pekan ke depan ditetapkan senilai Rp10.707,40 per dolar Singapura. Nilai kurs pajak tersebut tercatat turun dari posisi minggu lalu senilai Rp10.759,37 per dolar Singapura.

Adapun nilai kurs pajak untuk setiap €1 ditetapkan senilai Rp17.164,39. Patokan nilai kurs pajak terhadap mata uang zona Eropa tersebut mengalami penurunan dibandingkan dengan posisi pekan lalu yang berada pada level Rp17.332,08 per euro.

Kurs pajak ini ditetapkan melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 34/KM.10/2021. Kurs ini digunakan untuk pelunasan pajak pertambahan nilai (PPN), pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM), dan bea masuk.

Sumber Artikel : https://news.ddtc.co.id/rupiah-melemah-terhadap-dolar-as-30766?page_y=600